Yamaha V-Max 2009



Minggu, 28 Desember 2008

Meski sering disebut sebagai motor 'badak' alias kurang lincah di belokan namun kenyataannya motor ini menjadi legenda sekaligus motor Jepang yang meraih angka penjualan tertinggi. Angka ini bahkan tak bisa digeser oleh Honda yang mengeluarkan produk X-4 sebagai penantang motor keluaran Yamaha ini.

Yamaha V-Max kali pertama muncul pada 1985. Kendaraan ini didesain oleh John Reed (English Designer yang tinggal di California). John Reed ini dikontrak oleh Yamaha khusus untuk membuat custom bikes. Dia mendesain dengan berbasis model V Engine. Sejak 1985, Yamaha V-Max menjadi salah satu best selling Japanese motorcycles sepanjang tahun.

Satu detail yang khas adalah tenaga total yang dipunya V-Max mencapai 210 bhp, dengan mesin sebesar 1.800cc. Meski bertenaga besar, motor tetap dijamin aman. Jangan kuatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat mengendarainya.



Sebagai langkah awal untuk memperbaiki imej V-Max, Yamaha sengaja menjaring pendapat dari para pemilik generasi V-Max sebelumnya. Hasilnya, para pecinta V-Max ini mengharapkan adanya peningkatan tenaga, perbaikan posisi duduk dan kendali serta mempertahankan sistem penyaluran tenaga menggunakan gardan seperti generasi sebelumnya.

Di sisi mesin, kapasitas ruang bakar yang semula hanya 1.198cc didongkrak hingga mencapai 1.679cc dan diklaim mampu menghasilkan sekitar 210 tenaga kuda. Power cruiser ini masih menggunakan 5 gigi percepatan seperti pada generasi sebelumnya dan meski motor ini mampu mencapai kecepatan lebih tinggi namun Yamaha hanya mematok kecepatan sekitar 220 km/jam saja.

Untuk mencapai hasil maksimal, Yamaha terpaksa harus membuang chassis lama dan menggantikannya dengan konstruksi baru dari kerangka aluminium dan memanfaatkan mesin motor ini sebagai salah satu komponen untuk meningkatkan tingkat rigidity dari motor ini. Dan ini menyita waktu cukup lama sampai Yamaha memutuskan menunda kemunculan motor ini sampai semuanya benar-benar sempurna.

Meski mengusung banyak perbaikan, desain keseluruhan V-Max 2009 ini masih tak jauh beda dengan generasi pertamanya. Misalnya saja posisi tangki yang terletak di bawah tempat duduk dan bukannya di atas mesin seperti pada kebanyakan motor.
Jadi apa yang terlihat seperti tangki bensin itu sebenarnya adalah ruang udara serta dudukan bagi panel digital yang menampilkan jam, tripmeter, indikator bahan bakar, indikator posisi gigi, dan temperatur radiator. Walaupun panel ini cukup lengkap, namun posisinya agak sulit untuk bisa dibaca dengan baik saat sedang berkendara. Kabarnya, Yamaha menggunakan electro-luminescence display yang konon lebih baik dari LCD. Untung Yamaha masih berbaik hati menempatkan tachometer berukuran besar di posisi yang lebih tinggi dan dapat dengan mudah dibaca.

Karena motor ini mampu menghasilkan tenaga sebesar itu, maka jelas ia mengkonsumsi bahan bakar cukup banyak pula. Menurut pabriknya, dari posisi tangki bensin penuh, motor ini hanya mampu menempuh jarak sekitar 160 km saja. Jadi, Anda pasti tak akan bisa 'berjalan' terlalu jauh dengan motor ini.

Uniknya, V-Max akan ditambahi komponen V-Boost. Ini adalah suatu sistem yang ditambahkan dan terhubung dengan karburator. Fungsinya, menciptakan tambahan extrapower pada putaran tinggi. Jika tachometer telah menyentuh 6000rpm, V-Boost ini akan bekerja. Motor tersebut akan melaju secepat kilat.

V-Boost itu diaktifkan dari four cylinder liquid-cooled. Dengan dua buah piston berkapasitas 450cc dan diset pada 70 derajat, DOHC, dan 16 valves. Desain V-Max edisi terbaru telah dirilis pada 4 Juni yang lalu di Madrid, Spanyol.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar